cript src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.2/jquery.min.js' type='text/javascript'/>
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1435 H, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN,kirimkan kritik saran demi kemajuan blog ini,,kirimkan tulisan terbaik anda ke sapujagad@gmail.com,,bisa berupa artikel,cerpen,dll

Apakah Kurikulum 2013 GAGAL??????

8.31.2014

JAKARTA - Kurikulum 2013 dinilai mulai diragukan efektivitasnya. Ada beberapa hal penting yang patut diperhatikan.


Pertama, guru tidak siap mengajarkan kurikulum ini. Kedua, infrastruktur kurikulum belum tersedia sepenuhnya.

Hal lain yang berpotensi akan mempengaruhi penerapan kurikulum ini adalah pergantian rezim di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pasca pemilihan presiden (Pilpres) 2014. Kurikulum yang secara serentak diberlakukan mulai tahun ajaran 2014/2015 di semua jenjang sekolah, mulai dasar hingga menengah ini dinilai terlalu dipaksakan untuk diterapkan.

Berbagai masalah muncul ketika banyak sekolah mengeluh karena belum tersedianya buku paket untuk murid maupun pegangan guru. Masalah lainnya adalah minimnya kesiapan guru dalam menerapkan kurikulum ini karena banyak guru yang belum mendapat pelatihan.

Seperti dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Okezone, Kamis (28/8/2014), Indonesia Corruption Watch (ICW) telah melakukan pemantauan di Jakarta selama tiga minggu pertama sejak kurikulum ini diterapkan. 

Dari pemantauan tersebut, diperoleh beberapa temuan, seperti buku pelajaran siswa belum tersedia seluruhnya terutama di jenjang pendidikan dasar dan menengah (SD dan SMP). Akibatnya, murid dan orangtua murid menggandakan buku melalui fotokopi, membeli di toko buku, atau mengunduh dari internet.

Selain itu, orangtua dan murid harus mengeluarkan biaya untuk mendapatkan bahan kurikulum 2013. Pihak sekolah tidak bersedia membayar biaya unduh, print, fotokopi atau pembelian buku di toko buku dengan alasan bahwa dana bantuan operasional sekolah (BOS) terbatas dan hanya untuk membayar buku yang telah dipesan oleh sekolah. Pertanyaanya, siapa yang akan menanggung biaya yang terlanjur digunakan oleh orangtua murid untuk pengadaan materi pelajaran kurikulum 2013 tersebut?

Kemudian, sebagian besar guru belum mendapatkan training kurikulum 2013. Sebagian kecil lainnya sudah mengikuti paling sedikit selama dua hari dan paling banyak satu minggu. Meski yakin bisa mengajarkan materi pelajaran sebagaimana mengajar saat kurikulum sebelumnya, akan tetapi mereka merasa belum cukup mendapatkan materi kurikulum 2013 seutuhnya. Kualitas belajar mengajar di sekolah dikhawatirkan semakin rendah, karena guru tidak menguasai materi kurikulum 2013 sepenuhnya.

Tidak hanya itu, guru juga mengeluhkan metode penilaian siswa yang dianggap memberatkan. Guru membuat penilaian dibuat dalam bentuk narasi untuk setiap siswa. 

Hal ini bermasalah terutama bagi guru yang mengelola murid dalam jumlah besar seperti di tingkat SMP. Seorang guru harus menilai lebih dari 200 murid secara naratif, padahal mengenal nama mereka saja selama tahun ajaran belum tentu bisa mereka lakukan. Guru hanya mampu mengingat murid yang menonjol dan menarik perhatiannya.

Lalu, guru belum memiliki buku pegangan guru terkait kurikulum 2013. Akhirnya guru mengajar hanya berdasarkan bahan yang diunduh.

Sehingga, murid SMA hanya disediakan buku teks untuk mata pelajaran Imapel) wajib, sedangkan untuk penjurusan ditanggung oleh siswa itu sendiri. Dengan demikian, buku kurikulum 2013 tidak gratis sepenuhnya.

ICW menilai, kekacauan penerapan kurikulum 2013 merupakan bentuk kelalaian pemerintah dalam menunaikan kewajibannya untuk menyediakan pendidikan bermutu. Akibatnya, hak murid dan guru atas pendidikan bermutu tersebut terancam.

Menyikapi hal itu, maka ICW merekomendasikan untuk menghentikan pelaksanaan kurikulum 2013 dan kembali ke kurikulum 2006 atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). (fsl) (rhs)

Continue Reading | komentar

ICW Minta Pemerintah Hentikan Pelaksanaan Kurikulum 2013

Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak pemerintah untuk segera menghentikan pelaksanaan Kurikulum 2013 (K-13), lalu kembali kepada Kurikulum 2006 atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Efektivitas K-13 dipertanyakan, karena tidak berdasarkan konsep yang jelas, serta munculnya sejumlah persoalan dalam implemen
tasinya seperti keterlambatan buku dan pelatihan guru yang terburu-buru.


"ICW menilai kekacauan penerapan Kurikulum 2013 adalah bentuk kelalaian pemerintah dalam menunaikan kewajibannya untuk menyediakan pendidikan bermutu. Menyikapi hal itu, ICW merekomendasikan untuk menghentikan pelaksanaan Kurikulum 2013," kata peneliti dari Divisi Monitoring Kebijakan Publik ICW, Siti Juliantari atau Tari, di kantor ICW, Jakarta, Kamis (28/8).


Tari mengatakan K-13 secara serentak diberlakukan di semua sekolah mulai tahun ajaran 2014/2015, namun pada kenyataannya terlihat dipaksakan. ICW menyinyalir sejumlah persoalan muncul sejak sekitar tiga minggu pelaksanaan K-13 di tahun ajaran 2014/2015.


Dia mencontohkan buku pelajaran siswa belum tersedia seluruhnya terutama di jenjang SD dan SMP. Ketiadaan buku menimbulkan persoalan lainnya, yaitu orangtua dan siswa harus mengeluarkan biaya sendiri untuk mendapatkan bahan K-13, baik lewat fotokopi, membeli di toko buku, atau mengunduh dari internet. Padahal, menteri pendidikan dan kebudayaan selalu menekankan bahwa buku K-13 dibagikan gratis kepada siswa karena dibayar memakai dana bantuan operasional sekolah (BOS).


"Pertanyaannya siapa yang akan menanggung biaya yang terlanjur digunakan oleh orangtua murid untuk pengadaan materi pelajaran K-13 tersebut?" kata Tari.


Tari menambahkan buku-buku untuk siswa SMA dan SMK juga tidak sepenuhnya gratis karena pemerintah hanya menyediakan buku untuk sembilan mata pelajaran wajiib. Sedangkan, buku-buku penjurusan atau peminatan ditanggung sendiri oleh siswa atau sekolah.


Dari sisi guru, ujarnya, masih banyak guru yang belum mendapatkan pelatihan K-13. Sedangkan, guru-guru yang sudah dilatih, paling sedikit hanya mengikuti pelatihan dua hari dan paling lama satu minggu. Dia mengatakan para guru juga mengeluhkan metode penilaian siswa. Sebab, K-13 mewajibkan guru membuat penilaian otentik berupa narasi untuk setiap siswa.


"Penilaian otentik menjadi persoalan bagi guru yang mengajar dengan jumlah siswa sangat banyak seperti yang terjadi di SD atau SMP," ujar Tari.


Sementara itu, Bambang Wisudo dari Sekolah Tanpa Batas mengatakan penghentian K-13 adalah langkah paling tepat. Sebab, K-13 sudah membuat kerugian uang, waktu, dan sumber daya. Menurut Bambang, pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla harus memperjelas konsep pendidikan, sehingga bisa dituangkan lewat revisi kurikulum.


"Saya menyarankan kurikulum diserahkan kepada sekolah saja untuk kembali ke KTSP, yang bukunya sudah ada daripada anak-anak makin tersesat," ujar Bambang.

Continue Reading | komentar

Formulir Pendaftaran CPNS Sudah Bisa Diakses, Begini Penampakannya

Solopos.com, SOLO – Formulir pendaftaran CPNS 2014 telah disediakan panitia seleksi nasional (Panselnas). Total, sudah delapan instansi yang dapat dilamar via panselnas.menpan.go.id.

Pembukaan pendaftaran CPNS 2014 telah dimulai hari Minggu (24/8/2014). Hari perdana, empat instansi telah mengunggah formulir pendaftaran. Diantaranya Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa, Badan Koordinasi Keamanan Laut RI (Bakorkamla), Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Empat instansi itu membuka pendaftaran hingga 7 September 2014. (Baca Juga: formasi2.menpan.go.id Lemot? Lihat Formasi CPNS 2014 di formasi3.menpan.go.id)
Sedangkan, Senin (25/8/2014), empat instansi tela membuka pendaftaran CPNS. Diantaranya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kementerian Pedagangan (Kemendag), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
Selain delapan instansi itu, sejumlah instansi pusat juga telah membuka proses pendaftaran. Total ada 27 instansi yang telah membuka perincian formasi, dari Kementerian Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) hingga Badan Narkotika Nasional (BNN). (Baca Juga: Catat! Peserta Boleh Daftar 3 Formasi CPNS di 1 Instansi Saja)
Dilansir menpan.go.id, Selasa (26/8/2014) pagi, panselnas telah menerima sekitar 60.000 pelamar melalui jalur online. Jumlah tersebut terhitung pada dini hari pukul 01.00 WIB. Pelamar tersebut berasal dari empat instansi yaitu Kementerian Keuangan, LKPP, BIG, dan Bakorkamla.
Pantauan Solopos.com, Selasa (26/8/2014) siang, formulir pendaftaran dipanselnas.menpan.go.id dapat diakses dengan stabilTak seperti hari-hari sebelumnya yang sering ngadat, hari ini pendaftaran terlihat lebih lancar.
Untuk melakukan pendaftaran, caranya cukup mudah. Setelah masuk ke kanal Formasi CPNS 2014 dan memilih instansi yang diinginkan, maka akan muncul rincian formasi dari instansi tersebut. Di bagian bawah rincian akan hadir poin-poin persyaratan pendaftaran CPNS 2014 online yang diminta, bervariasi sesuai kebutuhan masing-masing instansi.
Apabila peserta berminat mengisi lowongan kerja sebagai CPNS di instansi berikut, maka dapat melanjutkan dengan mengklik Formulir Registrasi CPNS 2014 di baris kalimat paling bawah. Diingatkan pula bahwa pendaftar yang telah memutuskan memilih formasi tersebut tidak dapat memilih formasi lainnya.
Saat mengklik Formasi Registrasi CPNS 2014 maka muncul tampilan Formulir Pendaftaran yang dilengkapi beberapa catatan di sisi kiri. Beberapa catatan yang perlu diperhatikan adalah :
  • Pendaftaran hanya dapat dilakukan 1 (satu) kali. Anda tidak dapat membatalkan atau mengganti pilihan instansi yang telah anda pilih
  • Anda hanya dapat memilih instansi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Jadwal selengkapnya, silahkan lihat pada tautan ini (mengarah pada kategori status dan jadwal)
  • Setelah anda mendaftar di Portal Nasional, anda baru dapat login ke portal instansi minimal 1x24jam. Daftar portal instansi bisa dilihat di tautan ini (mengarah pada kategori alur pendaftaran)
  • Jika anda mengalami kesulitan hubungi email panselnas@menpan.go.id
Peserta pendaftaran CPNS 2014 online selanjutnya harus mengisi kolom-kolom di sebelah kanan yang terdiri dari NIK, nama lengkap, email, tempat lahir, tanggal lahir dengan format (yyyy-mm-dd atau tahun-bulan-tanggal), instansi, password, konfirmasi password. Kemudian akan tampil kode sekuriti yang harus diinput di kolom bawahnya.
Setelah formulir terkirim, maka peserta pendaftaran CPNS 2014 online akan menerima konfirmasi melalui email masing-masing berupa username dan password yang kemudian digunakan untuk log in ke SSCN di sscn.bkn.go.id atau ke situs instansi terkait. Selamat mencoba.
Continue Reading | komentar

PENGUMUMAN CPNS BPOM 2014

8.29.2014

P E N G U M U M A N
Nomor : KP.02.02.242.08.14.06597
TENTANG
PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DARI PELAMAR UMUM
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 
TAHUN ANGGARAN 2014

Badan Pengawas Obat dan Makanan membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia Pria dan Wanita yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk mengisi lowongan formasi Badan Pengawas Obat dan Makanan Tahun Anggaran 2014.

Informasi Selengkapnya :
1. Pengumuman (KLIK DISINI)
2. Lampiran 1 (KLIK DISINI)
3. Lampiran 2 (KLIK DISINI)
4. Lampiran 3 (KLIK DISINI)
5. lampiran 4 (KLIK DISINI)
6. Lampiran 5 (KLIK DISINI)
7. Lampiran 6 (KLIK DISINI)

                                                                                                              Tim Pengadaan CPNS Badan POM 
                                                                                                              Tahun Anggaran 2014
                                                                                                              Ketua Tim Pelaksana


                                                                                                                            TTD

Continue Reading | komentar

Pakaian Seragam Nasional SMA (Permendikbud No.45/2014)

Pakaian seragam nasional adalah pakaian yang dikenakan pada hari belajar oleh peserta didik di sekolah, yang jenis, model, dan warnanya sama berlaku secara nasional. Pakaian seragam nasional dikenakan pada hari Senin, Selasa, dan pada hari lain saat pelaksanaan Upacara Bendera.

Secara spesifik, ketentuan Pakaian Seragam Nasional untuk peserta didik SMA diatur sebagai berikut:

  
Pakaian Seragam Peserta Didik Putra
kemeja putih, lengan pendek memakai satu saku di sebelah kiri;
celana panjang abu-abu model biasa/lurus, panjang celana sampai mata kaki dengan lingkar kaki minimal 44 cm, bagian pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang, saku dalam pada sisi kiri dan kanan dan satu saku vest belakang sebelah kanan;
ikat pinggang ukuran lebar 3 cm warna hitam;
kaos kaki putih minimal 10 cm di atas mata kaki;
sepatu hitam.
Pakaian Seragam Peserta Didik Putri
kemeja putih, lengan pendek, memakai satu saku di sebelah kiri;
rok abu-abu dengan lipit hadap pada tengah muka, ritsluiting di tengah belakang, saku dalam bagian sisi rok, di pinggang disediakan tali gesper untuk tempat ikat pinggang, panjang rok 5 cm di bawah lutut; atau rok abu-abu panjang sampai mata kaki, dengan lipit hadap pada tengah muka, ritsluiting di tengah belakang, saku dalam pada bagian sisi rok, di pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang;
ikat pinggang ukuran lebar 3 cm warna hitam;
kaos kaki putih minimal 10 cm di atas mata kaki;
sepatu hitam.
Pakaian Seragam Sekolah Khas Muslimah
kemeja putih, lengan panjang sampai pergelangan tangan, memakai satu saku di sebelah kiri;
jilbab putih;
rok abu-abu panjang sampai mata kaki, dengan lipit hadap pada tengah muka, ritsluiting di tengah belakang, saku dalam pada bagian sisi rok, di pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang;
ikat pinggang ukuran lebar 3 cm, warna hitam;
kaos kaki putih minimal 10 cm di atas mata kaki;
sepatu hitam.


Atribut
Badge OSIS dijahitkan pada saku kemeja;

Badge merah putih dijahitkan pada atas saku kemeja;
Badge nama peserta didik dijahitkan pada kemeja bagian dada sebelah kanan;
Badge nama sekolah dan nama kabupaten/kota dijahitkan pada lengan kemeja sebelah kanan.
==========

Info selengkapnya tentang isi Permendikbud No.45/2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah

dapat dilihat dalam tautan di bawah ini

Continue Reading | komentar

OPINI

LIHAT YANG LAIN YUKK... »
KAFANOVA

CPNS 2014

KIMIA KELAS XII

LIHAT YANG LAIN YUUUKK »

PESAN ANDA

NEWS UPDATE