SELAMAT DATANG KAFANOVA,kirimkan kritik saran demi kemajuan blog ini,,kirimkan tulisan terbaik anda ke sapujagad@gmail.com,,bisa berupa artikel,cerpen,dll
Home » » Dasar-dasar Reaksi Oksidasi dan Reduksi

Dasar-dasar Reaksi Oksidasi dan Reduksi

Dasar-dasar Reaksi Oksidasi dan Reduksi Sebagai Proses Transfer Elektron 300px Redox reaction Dasar dasar Reaksi Oksidasi dan Reduksi Sebagai Proses Transfer Elektron

Dasar-dasar Reaksi Oksidasi dan Reduksi

Atmosfer bumi menyediakan lingkungan yang kaya oksigen dimana mahluk hidup membutuhkan  untuk kelangsungan hidup. Proses pernapasan, yang sangat penting untuk semua mahluk hidup, memerlukan oksigen untuk melepaskan energi yang disimpan dalam makanan.
C6H12O6­(aq) + 6O2(g) ? 6CO2(g) + 6H2O(l) + energi
Oksigen digunakan dalam reaksi ini kemudian dikembalikan  ke lingkungan dalam bentuk karbon dioksida dan air. Hasil tersebut dapat diserap kembali oleh tumbuhan selama fotosintesis, menghasilkan kembali gas oksigen untuk atmosfer.
6CO2(g) + 6H2O(l) + energi ? C6H12O6(aq) + 6O2(g)
Ini merupakan proses siklus yang berkelanjutan dimana terjadi pertukaran oksigen  antara atmosfer dan lingkungan hayati.
Karena penting untuk kelangsungan hidup manusia maka tidak mengejutkan bahwa sudah sejak lama para ahli kimia mempelajari oksigen dan reaksinya dengan zat lain. Prosess tersebut membantu mereka untuk mendefinisikan oksidasi sebagai proses penangkapan oksigen oleh suatu zat. Sebagai contohnya, ahli kimia itu memperlihatkan bahwa merkuri direaksikan dengan oksigen membentuk merkuri (II) oksida.
2Hg(s) + O2(g) ? 2HgO(s)
Merkuri mengalami reaksi oksidasi. Sama halnya, ketika pembakaran magnesium dalam udara berdasarkan persamaan :
2Mg(s) + O2(g) ? 2MgO(s)
Magnesium mengalami oksidasi.
400px Redox Halves Dasar dasar Reaksi Oksidasi dan Reduksi Sebagai Proses Transfer Elektron

Oksidasi dan reduksi sebagai proses transfer elektron.

Dengan adanya teori atom, menunjukkan bahwa reaksi oksidasi- reduksi pada dasarnya merupakan proses transfer elektron. Teori sebelumnya menggambarkan  oksidasi reduksi sebagai kelebihan/ kehilangan oksigen/ hidrogen telah diganti dengan model yang mendefinisikan reaksi ini sebagai proses transfer elektron. Dengan menganggap pembakaran magnesium membentuk padatan ionik, magnesium oksida.
2Mg(s) + O2(g) ? 2MgO(s)
Reaksi ini melibatkan oksidasi magnesium. produk magnesium oksida terdiri dari ion Mg2+dan ion O2-. Jadi atom magnesium telah meyumbangkan dua elektron dalam proses oksidasi.
Mg(s) ? Mg2+(s) + 2e-
Pada umumnya, zat yang dioksidasi merupakan zat yang kehilangan elektron dan merupakan sebuah elektron donor. Sebaliknya masing- masing atom oksigen telah kelebihan dua elektron.
O2(g) ­+ 4e- ? 2O2-(s)
Oksigen dapat dikatakan telah direduksi. Pada umumnya zat yang mana mengalami reduksi.
Penjelasan dari oksidasi dan reduksi menekankan pada kebergantungan dari dua proses itu. Dengan menggunakan model ini dua proses harus terjadi secara bersama. Zat yang dioksidasi harus menyumbangkan elektron pada zat lain yang dreduksi. Karena oksidasi dan reduksi harus terjadi secara bersamaan reaksi ini sering disebut sebagai reaksi oksidasi reduksi atau reaksi redoks.
 Dasar dasar Reaksi Oksidasi dan Reduksi Sebagai Proses Transfer Elektron
redoks Dasar dasar Reaksi Oksidasi dan Reduksi Sebagai Proses Transfer Elektron
Share this article :

0 comments :

Post a Comment

OPINI

LIHAT YANG LAIN YUKK... »
KAFANOVA